My Town
19 Mei, 2009
Gaji ke 13 Pasti diterima PNS bulan Juni 2009
Saat ini pemerintah sedang melakukan finalisasi payung hukum gaji ke-13 itu. Yakni, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pemberian Gaji/Pensiunan/Tunjangan Bulan Ketiga Belas dalam Tahun Anggaran 2009 kepada Pegawai Negeri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.
Deputi Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Nasional Masnirani Mochtar menyatakan, pemberian gaji tersebut merupakan hasil kesepakatan pemerintah dan DPR sewaktu merumuskan APBN 2009. "Sejak delapan tahun lalu, gaji ke-13 memang cair setiap Juni," katanya kepada Kontan akhir pekan lalu.
Namun, Masnirani menjelaskan, gaji ke-13 sebetulnya merupakan bentuk subsidi pendidikan bagi PNS yang memiliki anak yang masih mengenyam pendidikan. Karena itu, pembagiannya dilakukan menjelang tahun ajaran baru sekolah.
Selain untuk membantu biaya pendidikan, Masnirani menambahkan, pemberian gaji ke-13 juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan para abdi negara. "Apakah kebijakan ini akan berlaku juga tahun depan, masih menunggu pembahasan RAPBN 2010," ujar dia.
Besarnya gaji ke-13 sama persis dengan gaji bulanan yang diterima para PNS. Upah terkecil yang diterima pegawai negeri tahun ini Rp 1,72 juta per bulan. Sedang total belanja negara untuk membayar gaji PNS mencapai Rp 143,8 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, pemberian gaji ke-13 tahun ini bisa menjadi pendorong semangat bagi PNS, CPNS, dan pejabat negara untuk meningkatkan kinerja. "PNS harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat" katanya. (Martina Prianti/Kontan)
08 Mei, 2009
Dasar Pemrograman dengan Java
Bahasa pemrograman java merupakan pengembangan dari bahasa C/C++ yang memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah:
1. Bersifat potable dan platform independent. Bahasa pemrograman yang ditulis akan dapat dieksekusi di mesin apapun dan system operasi apapun tanpa harus mengubah program tersebut.
2. Dapat mendealokasikan memori secara otomatis karena memiliki garbage collection.
3. Menghilankan pewarisan berganda yang terdapat pada bahasa C++.
4. Mengurangi pointer aritmetika.
5. Memiliki array sejati.
6. Mengurangi kerancuan pemberian nilai pada statement conditional.
Dalam konsep pemrograman berorientasi objek dapat kita temukan kata object dan class. Class adalah merupakan pola/template yang menggambarkan kumpulan object yang mempunyai sifat yang sama, perilaku, atau disebut dengan himpunan object sejenis. Sedangkan object adalah implementasi dari kelas.

Keterangan gambar:
Dalam membangun suatu gedung seorang arsitek akan menggunakan desain gedung untuk mewujukkan gedung tersebut. Desain gedung disini disebut dengan Class, sedangkan Gedung yang dibangun disebut dengan object.
Object pada dasarnya terdiri dari property dan method. Sedangkan konsep object oriented memiliki karakteristik utama yaitu:
1. Enkapsulasi
Untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri. Sebagai contoh adalah perpindahan gigi transmisi pada mobil. Sang sopir cukup hanya mengetahui bagaimana cara memindahkan gigi transmisi tersebut tanpa harus mengetahui proses pemindahan giginya. Tongkat transmisi pemindahan gigi merupakan interface (antar muka) sang sopir dengan sistem transmisi pada mobil.
2. Pewarisan (Inheritance)
Konsep pewarisan adalah suatu proses dimana suatu class diturunkan dari class lainnya sehingga ia mendapatka ciri atau sifat dari class tersebut. Pewarisan pada suatu object memiliki ciri yang tersusun secara hierarki berdasarkan class-nya masing-masing. Suatu hierarki dapat dilihat bahwa semakin kebawah, class akan semakin bersifat spesifik.
3. Polymorphism
Polymorphims sering disebut juga dengan istilah satu istilah banyak aksi. Konsep ini memungkinkan digunakannya suatu interface yang sama untuk memerintah objek agar melakukan aksi atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama namun secara proses berbeda.

Contoh diatas menunjukkan suatu class bentuk yang memiliki atribut luas dan operasi hitung luas. Class tersebut diturunkan kedalam berbagai macam class bentuk seperti : Persegi Panjang, Lingkaran dan Segitiga. Class-class tersebut memiliki atribut “Luas” dari hasil penurunan class bentuk, tetapi operasi hitung luas pada masing-masing class akan berbeda pada masing-masing. Class. Perbedaan tersebut disebut dengan polymorphism.
18 Februari, 2009
Standar Nilai Lulus Ujian Nasional 2009
Standar kelulusan ujian nasional tahun 2009 khususnya SMK meningkat dari tahun sebelumnya. Standar nilai tersebut adalah sebagai berikut:
a. memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya;
b. khusus untuk SMK nilai uji kompetensi keahlian minimum 7,00, dengan nilai teori kejuruan minimum 4, nilai uji kompetensi keahlian digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.
Untuk Teori kejuruan tahun ini SMK hanya menerapkan ujian pengetahuan kejuruan dengan nilai minimal 4.0 yang dipakai sebagai prasarat dalam nilai Ujian Praktik Kejuruan. Kalau kita pelajari POS UN UKK terdapat 2 asumsi yang muncul tentang perhitungan rata-rata kelulusan.
Pertama apabila nilai teori kejuruan memenuhi standar minimal kelulusan 4.0, maka nilai peraktik kejuruan dipakai dalam perhitungan rata-rata Ujian Nasional. Tetapi apabila tidak memenuhi syarat maka nilai Praktik Kejuruan tidak dihitung dalam rata-rata Ujian Nasional. Hal ini memiliki nilai positif dan nilai negatif bagi peserta ujian nasional SMK. Apabila siswa memiliki nilai tidak lulus untuk teori kejuruan, sehingga nilai praktik kejuruan tidak diperhitungkan, maka minimal rata-rata nilai ujian bhs. inggris, matematika dan bahasa Indonesia kurang lebih adalah 7.4 agar memperoleh nilai minimal lulus. Total nilai menjadi 22.2 : 4 = 5.55. Dan hal ini dirasakan cukup berat untuk mencapai nilai minimal tersebut. Sehingga ada kemungkinan banyak yang tidak lulusa ujian.
Asumsi kedua adalah dengan hanya menghitung nilai bahasa Inggris, bahasa Indoneisa dan Matematika saja. Sebagai contoh apabila nilai siswa 8, 8, 8, maka nilai rata-ratanya adalah 8. bandingkan apabila peserta mendapatkan nilai lulus 7.0 pada praktik kejuruan, maka nilainya menjadi 8 + 8 + 8 + 7 = 31: 4 = 7.75. Sehingga terdapat selisih yang cukup lumayan antara diperhitungkan dan tidak diperhitungkan.
Permasalahan yang berikutnya adalah terbitnya sertifikat UKK. Dalam pos UN UKK telah dijelaskan bahwa sertifikat diterbitkan bagi peserta yang lulus UKK. Tetapi apabila nilai teori kejuruan tidak mendukung, maka Nilai UKK juga tidak lulus yang artinya peserta tidak mendapatkan sertifikat UKK walaupun mendapatkan nilai minimal 7.0. Tetapi harus kita sikapi bersama hal tersebut dengan lebih banyak memberikan pelatihan dan pengayaan terhadap siswa agar mereka dapat lulus dan mendapatkan nilai yang baik. Untuk POS ujian nasional silakan download di web sitenya depdiknas. http://www.depdiknas.go.id/
09 Februari, 2009
Kunjungan Tamu Study Banding SMK Perdana dan SMK Lumajang
07 Februari, 2009
Kunjungan Delegasi Dinas Pendidikan Istambul - Turkey
Seminar Internasional
17 Oktober, 2008
Menuju SMK Berstandar Internasional
Dengan ditetapkannya SMK bertaraf Internasional diharapkan sampai kurun waktu tertentu banyak SMK di Indonesia memiliki standar Internasional. Untuk mencapai standar Internasional tentunya bukanlah hal mudah dan ringan. Dibutuhkan program-program jangka pendek maupun jangka panjang yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit. Biaya tersebut dipergunakan untuk melakukan program pengembangan sumber daya manusia dan sarana prasarana. Selain proses tentunya yang harus dilaksanakan dengan penuh perencanaan yang matang.
Beberapa program yang harus dilaksanakan pada SMK Bertaraf Internasional adalah sebagai berikut:
1. Kurikulum dengan standar KTSP yang mengacu pada SKKNI.
2. Beberapa mata pelajaran, khususnya produktif sudah harus menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris.
3. Fasilitas peralatan dan ruang praktik yang memiliki standar internasional.
4. Guru-guru yang mampu berbahasa Inggris dengan memiliki skor TOEIC minimal 400.
5. Metoda pembelajaran harus berbasis TIK.
6. Memiliki sistem manajemen ISO yang selalu di surveylend oleh lembaga ISO setiap tahunnya.
7. Menerapkan Digital Library dan SAS.
8. Menerapkan SIM atau EMIS (Education Management Information System).
Tentang QC dan QA
Pengendalian mutu pada proses evaluasi/tes/ujian pada setiap kompetensi dimaksudkan untuk dapat memberikan penjaminan tingkat pencapaian standar kompetensi yang telah dipersyaratkan. Sedangkan pengendalian mutu tamatan/lulusan yaitu yang dilakukan pada proses evaluasi/tes/ujian pada akhir pendidikan dimaksudkan untuk memperoleh keyakinan bahwa peserta didik telah benar-benar menguasai kompetensi sesuai standar tamatan/lulusan SMK dan telah memenuhi persyaratan tuntutan dunia kerja.
Untuk melaksanakan pengendalian mutu terhadap kedua macam proses penilaian hasil belajar tersebut maka unsur pengendali mutu pada SMK terbagi dalam dua kelompok yaitu Tim verifikasi internal atau Quality Assurence (QA) dan Tim verifikasi eksternal atau Quality Control (QC).
a. Anggota Tim Quality Assurance (QA)
Anggota Tim Quality Assurence (QA) terdiri dari unsur internal yaitu unsur manajemen sekolah beserta guru-guru, antara lain unsur:
(1). Wakil kepala sekolah;
(2). Ketua program keahlian; dan
(3). Guru/instruktor,
yang ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
Anggota Tim QA hendaknya dipilih dari personal sekolah yang memiliki kesanggupan untuk melaksanakan tugas serta memenuhi ketentuan antara lain sebagai berikut:
(1). Memahami kurikulum, tujuan pembelajaran/kompetensi yang harus dicapai, atau kriteria/indikator kinerja yang harus dikuasai peserta didik;
(2). Memahami alat tes yang baik, yang tepat untuk pengukuran ketercapaian tujuan/kompetensi yang hendak dicapai;
(3). Memahami prosedur-prosedur penyusunan alat pengujian, pelaksanaan pengujian, maupun penilaian, baik untuk pengujian aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap;
(4). Mampu melaksanakan pemantauan terhadap kegiatan penilaian yang dilakukan oleh para guru;
(5). Mampu memverifikasi hasil penilaian dengan berdasarkan pada standar kompetensi;
(6). Melaksanakan pengujian terhadap para peserta didik secara sampling melalui bukti fisik fortofolio;
(7). Mampu bekerja serius, teliti, konsisten, jujur dan obyektif;
(8). Dapat menyusun umpan balik dari hasil verifikasi internal;
(9). Mengkonfirmasikan hasil verifikasi internal kepada Tim QC (external verifier).
b. Anggota Tim Quality Control (QC)
Anggota Tim Quality Control (QC) adalah unsur eksternal seperti dari lembaga sertifikasi independen yang relevan atau unsur dari perusahaan/lembaga pendidikan yang memenuhi syarat untuk melakukan pengujian dan sertifikasi kompetensi.
Unsur pelaksana verifikasi ini hendaknya pihak yang telah memahami tentang tujuan pendidikan pada SMK maupun kompetensi yang harus dikuasai peserta didik, serta memahami pula kaidah-kaidah dalam sistem penilaian.
10 September, 2008
Unggah File bagi calon Master Trainer
1. Dokumen RPP
Format penulisan nama file: [kode-kab/kota]_[nama-mata-pelajaran]_ [namaguru]_[namasekolah].doc/.odt
contoh: 415_matematika_santrisna_smpn1muaraenim.doc > Microsoft Word291_fisika_stefanus_sman1kupang.odt > OpenOffice Write
2. Presentasi Bahan AjarFormat penulisan nama file: [kode-kab/kota]_[nama-mata-pelajaran]_ [namaguru]_[namasekolah].ppt/.odp
contoh: 415_matematika_santrisna_smpn1muaraenim.ppt > Microsoft PowerPoint291_fisika_stefanus_sman1kupang.odp > OpenOffice Impress
3. Pengumpulan & Peringkasan File PortofolioSebelum diunggah (upload) ke: pelatihan.depdiknas.go.id/unggah, file Dokumen RPP dan Presentasi Bahan dikumpulkan di dalam 1 folder yang dinamakan sesuai format penulisan nama folder: [kode-kab/kota] [nama-kab/kota] [namaguru]
contoh: 415 kab-muara-enim santrisna291 kota-kupang stefanuskemudian ringkas folder tersebut dengan aplikasi winzip atau winrar, sehingga menjadi:415 kab-muara-enim santrisna.zip > WinZip291 kota-kupang stefanus.rar > WinRarKode Kabupaten/Kota dapat diunduh dari milis "pustekkom-kita" dengan alamat:http://groups.yahoo.com/group/pustekkom-kita/files/Setiap peserta mendapat kuota simpan file (storage) 15 MB dan kapasitas maksimum unggah file (upload) 10 MB.
Demikian tata cara penamaan dan pengunggahan portofolio Pelatihan Pemanfaatan TIK untuk Master Trainer di seluruh Indonesia.Selamat berlatih dan melatih, semoga sukses menyertai Anda!Salam,Tim PelatihanBidang Teknologi PembelajaranPustekkom Depdiknas
28 Agustus, 2008
Meningkatkan Pola Pembelajaran TIK
23 Agustus, 2008
Pelatihan Master Trainer TIK Pembelajaran
Peserta pelatihan Master Trainer foto bersamaModul 1 ; TIK Untuk Pembelajaran
Modul 2; Jaringan Komputer dan Pemanfaatannya
Modul 3; Pemanfaatan Internet Dalam Pembelajaran
Modul 4; Pengembangan Rencana Pembelajaran Yang Mengintegrasikan TIK
Modul 5; Strategi Pembelajaran Berbasis TIK
Modul 6; Pemanfaatan Televisi Edukasi
Modul 7; e-dukasi.net
Modul 8; Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran
Modul 9; Pemanfaatan Media Audio dan Radio untuk Pembelajaran
Modul 10; Pembuatan Media Presentasi
Tindak lanjut pelatihan para master Training adalah agar mereka dapat mensosialisasikan/memberi pelatihan dengan materi yang sama kepada 10 calon trainer. Dengan adanya pelatihan ini minimal guru sudah harus melek terhadap perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi.
Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Ibu Lucia Hartiningtyas Mardyasari, ST, M.Kom
Senior Trainer dari Balai Pengembangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Peserta pelatihan yang serius dan santai

24 Juni, 2008
Lowongan Lulusan Multimedia
Kemampuan yang dimiliki lulusan antara lain:
1. Menguasai Pembuatan Web Design
2. Editing Video
3. Corel Draw
4. Pembuatan animasi 2 D
5. Pembuatan animasi 3 D
6. Pembuatan Efek dengan After Effect.
20 Juni, 2008
Pelepasan Lulusan SMK N 11 Semarang Angkatan XVI
16 Juni, 2008
Siswa SMK N 11 Semarang Lulus 100 %
12 Juni, 2008
Program Keahlian Multimedia
1. Mengoperasikan software pengolah gambar vektor
2. Mengoperasikan software pengolah gambar raster
3. Mengoperasikan perangkat scanner
4. Mengoperasikan software presentasi
5. Mengoperasikan software web desain dan FTP
6. Mengoperasikan software pengolah gambar 2 D dan 3 D
7. Mengoperasikan software pengolah Audio
8. Mengoperasikan software pengolah Video
Beberapa kompetensi tersebut memang harus dikuasai oleh siswa SMK. Sehingga mereka sebenarnya banyak memiliki peluang untuk bekerja di berbagai lini pekerjaan yang berhubungan dengan ICT (khususnya multimedia). Salah satu SMK Negeri di kota Semarang yang memiliki program keahlian tersebut dan telah berjalan selama kurun waktu 4 tahun adalah SMK N 11 Semarang. Dengan fasiltias praktek yang cukup memadai, lulusan sekolah tersebut dapat memenuhi kebutuhan dunia industri/usaha dari segi kompetensi maupun jumlah tenaga yang dibutuhkan. Untuk informasi lebih lanjut bisa datang langsung ke SMK N 11 Semarang - Jl. Cemara Raya Banyumanik Semarang atau buka websitenya di smkn11.net 
















